WhatsApp Terapkan Verifikasi Dua Langkah, Inilah Cara Mengaktifkannya

Pradiktapedia - Aplikasi WhatsApp mulai menerapkan skema verifikasi 2 langkah (two-step verification) pada layanannya. Prosedur ini bersifat opsional untuk menambah keamanan akun pengguna WhatsApp.

Verifikasi pertama, seperti yang telah dilakukan beberapa tahun ini, adalah melalui nomor telepon yang dipakai untuk nomor WhatsApp. Aplikasi akan mengirim kode melalui SMS atau telepon yang harus dimasukkan oleh pengguna, saat mengaktifkan layanan WhatsApp.

Verifikasi kedua berupa passcode dengan enam digit yang dibuat sendiri oleh pengguna aplikasi. Nomor enam digit tersebut harus dimasukkan ke aplikasi WhatsApp setiap kali mereka mendaftarkan nomor teleponnya untuk dijadikan sebagai kontak WhatsApp lagi. Misalkan, saat pengguna WhatsApp membeli smartphone atau handphone baru namun tetap menggunakan SIM card dengan nomor yang sama.
WhatsApp Terapkan Verifikasi Dua Langkah

Untuk mengaktifkan verifikasi 2 langkah ini, update dulu aplikasi WhatsApp anda ke versi terbaru, ini bisa dilakukan lewat aplikasi Google Play Store untuk Android atau Apple App Store untuk pengguna iOS. Lalu, buka menu Settings pilih Accounts pilih Two-step verification lalu Enable

Setelah memasukkan enam digit nomor sebagai passcode, pengguna harus selalu mengingatnya, atau mem-backup-nya melalui e-mail. Menurut blog resmi WhatsApp, seperti dikutip Pradiktapedia, Kamis (16/2/2017), e-mail tersebut juga bisa digunakan untuk menonaktifkan verifikasi dua langkah jika pengguna lupa passcode yang dipakai.

Passcode tidak akan dibutuhkan setiap kali membuka aplikasi WhatsApp, namun aplikasi WhatsApp ini akan menanyakan passcode ini secara periodik dalam jangka waktu tertentu, untuk membantu pengguna mengingat passcode yang digunakan.

Verifikasi 2 langkah  yang digunakan aplikasi WhatsApp ini berbeda dengan skema yang digunakan oleh Google maupun Facebook. Kedua layanan itu membuat kode dengan aplikasinya dan mengirimkannya melalui SMS. Di platform aplikasi WhatsApp, kita  yang membuatnya sendiri dan harus mengingatnya.

Sebelumnya, fitur ini sudah dirilis bagi pengguna aplikasi WhatsApp beta sejak Bulan November 2016 lalu untuk pengujian. Tetapi saat ini WhatsApp membukanya untuk sekitar 1,2 miliar penggunanya. Update ini diberikan secara tahp demi tahap bagi pengguna WhatsApp.
Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »
Thanks for your comment